Pekerjaan Impian Saya : Menjadi Fotografer

Setiap orang pasti memiliki sesuatu yang ingin dicapai dalam hidupnya. Entah itu terkait tentang pasangan hidup, cita-cita, sebuah harapan dan impian. Apa pun bentuknya terkait dengan kehidupan yang akan membawa kebahagiaan. Bukankah itu yang semua orang cari? Bahagia. Begitu juga saya yang memiliki pekerjaan impian yaitu menjadi seorang fotografer.

Pekerjaan impian



Mungkin ada yang bertanya, kenapa saya memimpikan bekerja sebagai fotografer. Satu yang menjadi alasan terbesar saya adalah sebuah kebebasan. Tetapi, apakah benar menjadi seorang fotografer itu bisa bebas? Bebas dalam hal apa ya?

Alasan Memilih Menjadi Fotogrfer Sebagai Pekerjaan Impian

Dalam benak dan imajinasi saya dahulu kala, menjadi seorang fotografer adalah sebuah pekerjaan yang sangat mengasyikkan. Kenapa? Berikut alasannya :
  1. Bisa jalan-jalan (gratis). Ini adalah impian yang sangat ingin saya capai. Bisa mengetahui dunia luar secara gratis dan juga menikmati alam yang indah serta bisa mengabadikan momen dalam lensa kamera.
  2. Waktu fleksibel. Menurut saya, menjadi seoang footografer pasti bahagia. Karena jam kerja tidak monoton seperti pekerja pada umumnya yang berangkat pagi pulang petang. Dalam imajinasi saya, menjadi seorang fotografer waktunya akan dinamis. Tergantung dari job pemotretan yang ada.
  3. Punya banyak link. Menjadi seorang footgrafer pasti akan berjumpa banyak orang, dengan begitu chanel dan link pun akan banyak. Bertemu dengan berbagai macam karakter manusia di muka bumi. Pasti sangat seru dan lagi lagi membahagiakan.

Itulah alasan terbesar saya ingin menjadi seorang fotografer yang  bisa bebas berkespresi meski pada kenyataannya sampai saat ini belum tercapai. Biarlah itu menjadi impian saya yang mungkin suatu hari nanti bisa dicapai. Hehe, aamiin...

Fakta menjadi seorang fotografer

Ternyata menjadi seorang fotografer itu tidak semudah apa yang ada dalam imajinasi saya. Semakin bertumbuh dan berkembang menjadi dewasa, pastinya otak akan ikut berpikir keras terhadap sesuatu yang akan dilakukan. Ternyata, menjadi seorang fotografer memang tidak mudah. Faktanya banyak tantangan yang harus dilalui pula. Seperti :

1. Mendapatkan objek foto yang tidak sesuai harapan

Belakangan saya mendapat kabar tentang sebuah tantangan menjadi seorang fotografer. Terkadang mereka mendapat objek yang jauh dari ekspektasi. Misalnya saja ada yang mengubungi untuk foto dengan tema hutan ternyata objek fotonya bukan manusia tetapi hewan peliharaan. Bisa juga mendapat model yang ternyata tdak sesuai dengan portofolio dan klien menuntut hasil foto yang maksimal. Bukankah itu hal yang sangat merepotkan?.

Intinya setiap pekerjaan apa pun pastilah memiliki tantangan masing-masing. Tidak semuanya berjalan dengan mulus dan sesuai harapan. Itulah sebabnya saya harus tetap bersyukur meski saat ini belum menjadi seorang fotografer.

2. Dianggap tidak memiliki pekerjaan tetap

Di lihat dari kacamata masyarakat, seorang fotografer seringkali dianggap tidak memiliki sebuah pekerjaan yang tetap. Karena dianggap sebagai pekerja musiman yang berefek kepada penghasilan yang tidak menentu. Padahal seorang fotografer juga ada agency juga bagi yang sudah profesional akan mendapatkan penghasilan yang cukup besar. Meski bekerja hanya melalui event pendapatannya bisa jadi melebihi gaji PNS satu bulan.

3. Biaya sekolah cukup mahal

Untuk menjadi seroang fotografer yang profesional pasti mengeluarkan budget yang tidak sedikit. Biasanya pula, mereka dituntut untuk memiliki kamera pribadi dan tentunya kamera ini akan menjadi penunjang pekerjaannya. Kamera yang dibutuhkan pun beragam jenis dan fungsi dan harganya cukup fantastis meski untuk kamera standar.

Fakta di atas adalah beberapa fakta yang saya temui melalui mata dan telinga saya. Memang, menjadi seorang fotografer bisa bebas berekspresi. Namun, Ketika itu menyangkut sebuah pekerjaan tentu saja ada SOP yang berlaku. Jadi, untuk pekerjaan impianku : menjadi fotografer biarlah untuk sementara menjadi impian. Karena yang dicari dalam hidup adalah kebahagiaan maka lebih baik untuk selalu bersyukur terhadap apa yang sudah tercapai sampai saat ini. Yang penting tetap bahagia.

7 komentar

  1. Ada teman saya sekarang jadi fotografer profesional. Sempat jadi blogger tapi makin ke sini makin kurang update blognya hehehe. Tapi sebagai fotografer, dia lebih mumpuni sekarang.

    ReplyDelete
  2. Semoga impian itu suatu saat tercapai mb Fie. Stuju dengan Mb Fie bersyukur atas aoa yang dicapai sekarang, yang penting bisa bahagia, mai jalan-jalan bisa, mau jni mau itu kesampaian. Kalau bersyukur katanya akan bertambah nikmat. Siapa tahunkarena rasa syukur itu bisa sekolah fotografi dan menjadi seorang fotografer handal di akan datang

    ReplyDelete
  3. Asyik juga jadi fotografer ini, bisa jalan-jalan gratis dan punya link yang luas. Waktunya juga fleksibel ya. Namun di sisi lain harus punya modal kamera yang bagus. Ya, tiap profesi memang punya plus-minusnya, yang penting enjoy dalam menjalaninya.

    ReplyDelete
  4. Saya juga suka photographi hanya saja tak saya dalami, ga kuat nenteng2 kameranya, berat bgt kan itu, apalagi kalau mau jadi pro, jadi saya pakai hape saja... hahaha. Tapi keren ya lihat profesi jadi photographer, soalnya nyeni banget. Jangan kubur impianmu jeng, tetap semangat terus 💪💪

    ReplyDelete
  5. Ikut lomba-lomba fotografi kak supaya banyak portofolionya, sama lebih sering promo jasanya di medsos.. insyaallah nnt tercapai deh cita²nya ��

    ReplyDelete
  6. Fotografer sebagai profesi memang banyak sop yang harus dipatuhi ya kak. Kita melihat fotografer seperti bebas gitu kerjanya, padahal butuh professional untuk mencapai kesuksesannya. Makasih sharingnya kak :)

    ReplyDelete
  7. Kayaknya keren ya menjadi fotografer hasil fotonya dihargai orang, memang butuh modal untuk menjadi profesional, semangat ya mba step by step saja mudah2an tercapai pekerjaan yang diimpikan :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca postingan ini semoga bermanfaat :)