Posts

Negeri Para Bedebah

Image
Identitas Buku:
Judul Buku: Negeri Para Bedebah
Penulis: Tere Liye
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : ke Sepuluh
Tebal Buku:440 halaman
ISBN: 978-979-22-8552-9
Thomas, memiliki luka masa lalu yang menjadikannya tumbuh menjadi seseorang yang begitu tangguh dan kuat. Dia tumbuh sangat baik, lebih baik dari Opanya atau anggota keluarga yang lain. Kedua orang tuanya tmeninggal dengan tragis, di bakar bersama rumah-rumahnya. Keluarganya yang tersisa hanyalah om Liem, Tante dan Opa. Bisnis keluarga adalah penyebab dari semua derita yang Thomas alami. Seorang ahli konslutan keuangan dengan bayaran termahal. Baginya, akan pergi dan terbang kemanapun sangat mudah. Thomas membangun relasi dengan baik. Bahkan memilki seorang kaki tangan yang begitu cekatan dalam membantu segala persoalannya. Maggie, teman sejak dulu kuliah yang kini mendampingi Thomas dalam berkarier. Menjadi orang yang paling di percaya. Buku ini sangat bagus, untuk yang sedang belajar tentang perbankan atau ssemacamnya. S…

Matarmaja 292

Image
Malang, sebuah kota yang entah mengapa sangat ingin berkunjung ke sana. Bromo adalah salah satu tujuan utamanya, namun sejak dulu masalah pergunungan ini tak akan pernah mendapat restu jika hendak ke sana. Terlebih ke sana dengan teman atau bahkan malah sendirian.  Awal bulan Desember lalu, aku begitu hectic. Keinginan untuk pergi semakin mantap dan yakin. Meski masih bingung, hendak ke mana? Sendirian? Yakin? Berulang kali pertanyaan itu muncul dalam diri. Belum lagi aku harus menyiapkan izin yang akan tembus ke orang tua dan kakak-kakakku. Masalah ijin, aku simpan diakhir. Aku fikirkan dulu tujuan dan akses menuju ke sana. Beberapa bulan sebelumnya Aku tergabung mengikuti salah satu grup nulis yang membuatku semangat dalam hal tulis menulis. Meski tulisanku masih sangat capruk dan entah layak atau tidak. Entah aku dapat pemikiran dari mana, yang jelas pokoe nulis. Syaratnya cuma itu di grup tersebut. Dan entah juga dapat pemikiran dari mana, aku berinisiatif bertanya di grup terseb…

Lorong Waktu

"Pak haji siap?, Zidane siap?" Ujar pak ustadz Dari kejauhan pak haji memberkan simbol tanda dirinya dan Zidane sudah siap. Baiklah, bismillahirrahmanirrahim... Tombol enter ditekan pak ustadz  fyuuhhh...  Pak Haji dan Zidane masuk ke dalam sebuah lorong waktu.  "Kita mau ke mana pak haji" teriak Zidane ketika berada dalam lorong "Ntar juga lu tau sendiri" 
Sayegan 1991
"Pak haji, kita di mana ini?" Zidane bingung, begitu banyak kakak-kakak wara wiri menggunakan almamater kampus.
"Nih tong, lu nanti kalau udah gede jenjang setelah lu SMA itu ya lu jadi mahasiswa. Ini yang lu liat sekarang adalah mahasiswa Indonesia pada tahun 1991".
Zidane nampak kagum dan terpukau. Dia juga menghayal kelak dia akan seperti kakak-kakak yang sibuk wara-wiri dengan menggunakan almamater kampus.
Ketika mereka berdua sedang menikmati langkah perjalan menyusuri kampus, di sebrang sana yang hanya bisa terdengar oleh earphone pak haji, pak ustadz berkata &qu…

Allah Membuka Pintu Hati

Image
Sebuah buku terjemahan dari seorang filsuf, Jalaludin Rumi. Buku ini pertama kali di terbitkan dan diterjemahkan oleh Redaksi Amara Books.
Buku dari seorang filsuf yang berisi tentang puisi, cerita-cerita bijak dan surat-surat Rumi.
Ini pertama kalinya aku membaca buku terjemahan tentang puisi, cerita bijak dan surat-surat. Biasanya yang aku baca adalah terjemahan dari kitab-kitab tentang fikih atau kitab yang lainnya.
Rumi, nama yang sudah sangat tidak asing bagiku. Semenjak aku membaca bukunya yang berjudul fihi ma fihi. Untuk memahami apa isi yang dituliskan oleh Rumi memang membutuhkan sebuah konsentrasi dan cara berpikir yang rumit.  Kali ini, aku tidak akan membahas tentang Rumi ataupun menceritakan buku-bukunya. Kali ini aku ingin sedikit membahas terkait perbedaan dan persamaan terkait buku-buku terjemahan. Terkait perbedaan, yang menjadi gagal fokusku adalah aturan kepenulisannya. Jika dalam buku kumpulan cerpen atau puisi dalam kepenulisan buku Indonesia begitu rapih dan m…

Kesan, Pesan dan Saran Kelas Non Fiksi

Tidak akan ada akhir jika tidak ada awal. Namun dalam kelas, berakhir bukan benar-benar usai. Justru akhir dari sebuah kelas adalah awal untuk bisa lebih maju dan lebih berkarya ke depan.  Kesan, menurut KBBI artinya yang terasa sesudah melihat (mendengar) sesuatu. Peristiwa itu menimbulkan yang sangat dalam pada dirinya.  Di kelas non fiksi, menimbulkan banyak kesan tersendiri pada diriku. Semenjak masuk kelas non fiksi tentunya aku semakin rajin menulis sesuai passion yang aku sukai. Belajar tentang niche, dan segala sesuatu tentang per-blog-an. Meski sangat awam dengan dunia ini tapi aku benar-benar mendapat ilmu yang sangat bermanfaat. Meski belum aku praktikkan tapi pasti akan aku lakukan.  Kalau bicara tentang pesan dan saran, mungkin alangkah lebih baiknya di perketat seperti tahap awal. Supaya tidak lalai dan menumpuk-numpuk tulisan (ngomongin diri). Supaya ada warning dan rasa disiplin. Meski harusnya disiplin timbul dari diri tapi jika dibantu faktor eksternal kan semakin m…

Resolusi Menulis 2020

Semua orang bisa menulis, tapi tidak semua menjadi seorang penulis (Anonim). Menulis, sudah bisa aku lakukan mungkin ketika usiaku menginjak angka 2th atau kurang. Tulisan abstrak yang tak bermakna dan tak tertata. Tentu saja kemampuan menulisku meningkat seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia. Aku bisa menyusun satu demi satu huruf dan membentuk kata, kemudian dari kata-kata itu menjadi sebuah kalimat utuh bahkan berparagraf-paragraf. Yang bisa melakukan semua hal itu, tentunya tidak hanya aku. Tapi kebanyakan orang di dunia ini pasti bisa melakukannya. Sejak dulu, aku memang suka memiliki buku diary dan menulisan kegiatan sehari-hariku. Tapi untuk bercita-cita menjadi seorang penulis belum pernah terbesit dalam benakku kala itu. Buku tulis dan pena adalah teman setiaku yang paling aku percaya. Menyimpan segala kisah dan keluh kesah menghadapi dunia. Beberapa waktu yang lalu aku pernah menuliskan tentang ini. Tentang teman setiaku (buku dan pena). Singkat kisah. Di tahun 20…

Internet Masa Kini Bersama UBIQU

Internet bukan segalanya, tapi untuk saat ini semua butuh internet. Era milenial rasanya sangat sulit untuk melepaskan diri dari internet. Di dunia yang serba cepat dan serba canggih. Jika kita tidak mau tertinggal maka kita juga harus update perkembangan zaman. Penggunaan internet saat ini sangat dibutuhkan disetiap kalangan. Tua, muda, anak-anak, lak-laki maupun perempuan. Setia kalangan dan setiap gender butuh akan adanya koneksi internet. Pasalnya, anak muda zaman sekarang sangat aktif di dunia maya. Sehingga bermunculan profesi baru seperti youtuber dan selebgram. Semua orang bisa menjadi youtuber atau selebgram bak Ria Ricis atau Atta Halilintar. Syaratnya mudah. Cukup ada kemauan, karya atau konten dan yang pasti jaringan internet yang stabil. Internet seolah-olah menjadi kebutuhan primer bagi manusia milenial. Media sosial seperti Whatshap, Line, Facebook, Path, WeChat dan yang lainnya sangat membutuhkan internet. Dengan internet semua pekerjaan bisa sangat mudah dikerjakan. …